Sunday, 9 March 2025

Sejarah Hari Perempuan Internasional diperingati di Dunia


Oleh Penatua Adat Wewo Kotokay

Hari Perempuan Internasional (IWD) adalah hari libur global merayakan tahunan pada 8 Maret untuk mengenali prestasi wanita dan meningkatkan kesadaran tentang kesetaraan gender dan hak wanita. Asal-usul IWD dapat dilacak kembali ke awal abad ke-20, waktu ketika hak wanita mendapatkan momentum di seluruh dunia.

Akar Hari Perempuan Internasional dapat ditemukan dalam gerakan tenaga kerja dan sosialis abad ke-20 awal. Pada tahun 1908, 15.000 wanita berbaring melalui New York City menuntut jam yang lebih pendek, membayar yang lebih baik, dan hak suara. Tahun berikutnya, Partai Sosialis Amerika menyatakan Hari Perempuan Nasional pertama pada tanggal 28 Februari.

Pada tahun 1910, di International Conference of Working Women di Kopenhagen, Denmark Socialist Clara Zetkin mengusulkan pendirian Hari Perempuan Internasional tahunan untuk menganjurkan hak dan kecucian wanita. Proposal ini disetujui oleh wanita yang hadir di konferensi dan Hari Perempuan Internasional pertama dirayakan di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss pada tanggal 1911 Maret.

Sepanjang abad ke-20, Hari Perempuan Internasional menjadi titik fokus bagi gerakan wanita di seluruh dunia. Di Rusia, wanita mengamati Hari Perempuan Internasional pada tanggal 8 Maret 1913, untuk memprotes Perang Dunia I dan menganjurkan untuk perdamaian. Tanggal ini kemudian diadopsi oleh negara-negara lain dan telah dirayakan sebagai Hari Wanita Internasional sejak itu.

Pentingnya Hari Perempuan Internasional terletak pada perannya sebagai platform untuk merayakan pencapaian wanita, menganjurkan kesetaraan gender, dan meningkatkan kesadaran tentang hak-hak wanita pada skala global. Ini adalah hari untuk mencerminkan kemajuan yang dibuat terhadap kesetaraan gender dan untuk menyoroti tantangan yang tetap.

Salah satu alasan utama untuk merayakan Hari Perempuan Internasional adalah untuk mengenali kontribusi wanita di semua bidang, termasuk politik, ilmu, seni, dan bisnis. Ini adalah waktu untuk menghormati para wanita trailblazing yang telah membuat perbedaan di dunia dan untuk menginspirasi generasi masa depan wanita untuk mencapai potensi penuh mereka.

Aspek penting lain dari Hari Perempuan Internasional adalah perannya dalam memajukan kesetaraan gender dan meningkatkan kesadaran tentang hak-hak wanita. Meskipun kemajuan yang signifikan dalam hak wanita selama abad terakhir, wanita masih menghadapi diskriminasi, kekerasan, dan ketidaksetaraan di banyak bagian dunia. Hari Perempuan Internasional berfungsi sebagai pengingat pekerjaan yang masih perlu dilakukan untuk mencapai kesetaraan gender.

Dalam masyarakat hari ini, Hari Perempuan Internasional tetap relevan seperti sebelumnya. Gerakan #MeToo, kampanye Up Time, dan Maret Wanita hanya beberapa contoh upaya baru-baru ini untuk mengatasi ketidaksetaraan gender dan meningkatkan kesadaran tentang hak wanita. Hari Perempuan Internasional menyediakan platform bagi individu dan organisasi di seluruh dunia untuk datang bersama dan menganjurkan untuk perubahan.

Kesimpulan, Hari Perempuan Internasional memiliki sejarah yang kaya berakar dalam gerakan tenaga kerja dan sosialis abad ke-20. Ini berfungsi sebagai hari untuk merayakan prestasi wanita, mendukung kesetaraan gender, dan meningkatkan kesadaran tentang hak wanita pada skala global. Sementara kemajuan telah dibuat, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai kesetaraan gender sejati. Hari Perempuan Internasional mengingatkan kita tentang pentingnya berdiri untuk hak perempuan dan bekerja terhadap masyarakat yang lebih adil dan hanya untuk semua orang.

No comments:

Post a Comment